Bar Menu

Woensdag, 17 April 2013

                                                       KERUSAKAN ALAM



    Kerusakan Alam yang terjadi saat ini , baik dalam skala Nasional maupun Internasional , sudah mencapai tahap serius dan mengancam seluruh penduduk Bumi , Banyak faktor yang menyebabkan Kerusakan Alam seperti akibat ulah manusia , cuaca pemanasan global , degradasi lahan , dan lain-lain.

Akhir-akhir ini , kerusakan alam yang di akibatkan oleh degradasi lahan sering terjadi , seperti banjir , erosi , tanah longsor ,  dan kelangkaan air. Selain itu , polusi udara perubahan iklim , spesies tumbuhan dan hewan yang punah , ledakan hama dan penyakit, adalah gejala kerusakan alam serius yang mengancam kehidupan manusia , hewan dan tumbuhan lainnya di bumi.

Banjir yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia akibat kerusakan hutan. banjir hanya salah satu akibat dari kerusakan hutan yang bedampak pada lingkungan hidup. Tidak hanya banjir pada musim hujan, bahaya kekeringan terjadi ketika musim kemarau  datang.



Bila hutan masih terjaga dengan baik memiliki pohon-poho yang rimbun, hutan dapat menyerap air ketika hujan datang dan menyimpannya dalam tanah di celah-celah perakaran, kemudian melepaskannya secara perlahan melalui daerah aliran sungai

Hutan mengontrol fluktuasi debit air pada sungai sehingga pada saat musim hujan tidak meluap dan pada saat musim kemarau tidak kering. Di sini hutan berfungsi sebagai pengatur hidro-orologis bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Selain banjir dan kekeringan, masih banyak lagi dampak negatif dari kerusakan hutan. kerusakan lingkungan hutan seperti ini merupakan kerusakan akibat ulah manusia yang menebang pohon pada daerah hulu sungai bahkan pembukaan hutan yang dikonversi dalam bentuk penggunaan lainnya.




PEMANASAN GLOBAL 



     Peristiwa alam ini terjadi karena meningkatnya suhu permukaan bumi, lautan dan atmosfer. Penyebab utamanya adalah pembakaran bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi, dan gas alam) yang melepaskan karbondioksida dan gas-gas lainnya yang disebut gas rumah kaca ke atmosfer bumi. Gas rumah kaca berfungsi sebagai selimut (insulator) yang menahan panas dari radiasi matahari. Akibat pemanasan global kenaikan suhu bumi mengakibatkan es di kutub selatan mencair sehingga volume permukaan laut meningkat sehingga terjadilah banjir di wilayah pantai. Hal ini akan menenggelamkan beberapa pulau. kenaikan suhu bumi ini juga menyebabkan perubahan iklim yang ditandai dengan curah hujan tinggi, suhu udara meningkat dan perubahan musim

Evaporasi juga akan semakin meningkat sehinnga kelembapan tanah akan cepat hilang dan tanah mengering. Akhirnya, terjadilah kelaparan dan kekurangan makanan karena kekeringan tanah mengganggu produksi makanan. Dampak lainnya yaitu berimigrasinya hewan-hewan ke daerah yang suhunya lebih sesuai, sedangkan hewan yang tidak mampu berimigrasi, akan punah. Ada banyak efek samping dari global warming yang dirasakan oleh manusia penghuni muka bumi. Namun yang di rugikan adalah kerusakan alam. 

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking